Berdustakah kita pada tempat itu
Berdosakah kita pada tempat itu
Yang kita sebut rumah
Tapi kita tinggalkan
Yang kita beli bersama
Kita rawat bersama
Kita tempati bersama
Kita benahi bersama
Yang melindungi kita bersama
Tujuan kita bersama
Mimpi kita bersama
Milik kita bersama
Terasa lelah mengecatnya
Terasa bosan mengaturnya
Tapi terasa rindu padanya
Terasa sedih kehilangannya
Aku sedih
Sekarang aku merana
Mengingat sebuah rumah
Milik kita bersama
Sebuah Kenangan
Jumat, 27 Maret 2015
Rabu, 25 Maret 2015
Tertipu
Terbelenggu
Terdiam Terbisu
Terpaku Tersipu
Tertipu
Ya. Tertipu.
Cerminan hatiku
Disaat kamu datang dengan semu
Menyajikan seribu cerita palsu
Senyumku
Jadi topeng jiwaku
Disaat dia datang dan cumbui kamu
Didepan mataku aku terpaku
Mulut seakan terpaku
Badan seakan membeku
Jiwa seakan membatu
Hati seakan merapuh
Aku terjatuh
Lalu tertipu
Terdiam Terbisu
Terpaku Tersipu
Tertipu
Ya. Tertipu.
Cerminan hatiku
Disaat kamu datang dengan semu
Menyajikan seribu cerita palsu
Senyumku
Jadi topeng jiwaku
Disaat dia datang dan cumbui kamu
Didepan mataku aku terpaku
Mulut seakan terpaku
Badan seakan membeku
Jiwa seakan membatu
Hati seakan merapuh
Aku terjatuh
Lalu tertipu
Rabu, 17 Desember 2014
Di Bawah Bulan Yang Sama
Jarak bukanlah hal yang perkasa.
Tapi ia mampu memisahkan kita.
Memisahkan jiwa, raga, dan cinta.
Jarak bukanlah hal yang garang.
Tapi ia mampu menciptakan jurang.
Yang dalam bak laut terdalam.
Tapi jarak bukanlah alasan yang nyata.
Selama kita selaras dan sepemahaman.
Bahwa kita masih melihat bulan yang sama.
Minggu, 20 April 2014
Kurangnya Aku
Mengertilah keadaanku.
Mengerti masalahku.
Aku hidup bukan hanya untuk memikirkanmu.
Aku hidup untuk diriku.
Maklumilah diriku.
Maklumi kekuranganku.
Setiap kuteteskan keringatku.
Aku berusaha untukmu.
Sesungguhnya aku lemah.
Seharusnya aku musnah.
Tapi aku bangkit semula.
Untukmu aku rela menderita.
Mengerti masalahku.
Aku hidup bukan hanya untuk memikirkanmu.
Aku hidup untuk diriku.
Maklumilah diriku.
Maklumi kekuranganku.
Setiap kuteteskan keringatku.
Aku berusaha untukmu.
Sesungguhnya aku lemah.
Seharusnya aku musnah.
Tapi aku bangkit semula.
Untukmu aku rela menderita.
Sabtu, 19 April 2014
Wanita Kuat
Wanita kuatku.
Jangan biarkan lelaki menyakitimu.
Jangan biarkan dia menari di atas kepedihanmu.
Bangkitlah.
Sadarlah.
Bahwa kamu wanita yang kuat.
Semua beban hidup ini.
Kau lalui sendiri.
Tak kuat kau untuk berdiri.
Tunggu dulu.
Kamu tidak sendiri.
Aku mengagumimu.
Biar ku selamatkan kau dari cengkraman lelaki tersebut.
Biar ku buat bahagiamu.
Biar ku lepaskan bebanmu.
Aku memujamu.
Wanita kuatku.
Jangan biarkan lelaki menyakitimu.
Jangan biarkan dia menari di atas kepedihanmu.
Bangkitlah.
Sadarlah.
Bahwa kamu wanita yang kuat.
Semua beban hidup ini.
Kau lalui sendiri.
Tak kuat kau untuk berdiri.
Tunggu dulu.
Kamu tidak sendiri.
Aku mengagumimu.
Biar ku selamatkan kau dari cengkraman lelaki tersebut.
Biar ku buat bahagiamu.
Biar ku lepaskan bebanmu.
Aku memujamu.
Wanita kuatku.
Jumat, 18 April 2014
Tapi Kamu
Aku rindu kamu.
Di setiapmalam-malam yang terus mengganggu.
Di sepanjang hari yang terus berlalu.
Aku memikirkanmu.
Aku ingin kamu.
Sedari dulu sudah begitu.
Sejak pertama ku jumpa kamu.
Aku mencintaimu.
Tapi kau pergi.
Aku seperti biola tak berdawai.
Aku bermain sendiri.
Walaupun tidak mungkin.
Aku rindu kamu.
Aku ingin kamu.
Tapi kamu....
Pergi.
Di setiapmalam-malam yang terus mengganggu.
Di sepanjang hari yang terus berlalu.
Aku memikirkanmu.
Aku ingin kamu.
Sedari dulu sudah begitu.
Sejak pertama ku jumpa kamu.
Aku mencintaimu.
Tapi kau pergi.
Aku seperti biola tak berdawai.
Aku bermain sendiri.
Walaupun tidak mungkin.
Aku rindu kamu.
Aku ingin kamu.
Tapi kamu....
Pergi.
Kamis, 17 April 2014
Lagu Yang Tidak Didengar
Banyak lagu tentangmu kuciptakan
Bukan untuk kau dengarkan
Tapi, untuk aku renungkan
Betapa hebatnya perjuangan
Yang dari dulu aku lakukan
Aku pertahankan
Berulang kali lagu tentangmu ku dendangkan
Bukan sekedar menyanyikan
Tapi, agar aku mengenang
Betapa kuat ku bertahan
Dari dulu ku bertahan
Aku berjuang
Lagu ini bukan untuk di dengar
Lagu ini cukup untukku saja
Mengenangmu sungguh menyakitkan
Tapi, milikimu tetap ku impikan
Bukan untuk kau dengarkan
Tapi, untuk aku renungkan
Betapa hebatnya perjuangan
Yang dari dulu aku lakukan
Aku pertahankan
Berulang kali lagu tentangmu ku dendangkan
Bukan sekedar menyanyikan
Tapi, agar aku mengenang
Betapa kuat ku bertahan
Dari dulu ku bertahan
Aku berjuang
Lagu ini bukan untuk di dengar
Lagu ini cukup untukku saja
Mengenangmu sungguh menyakitkan
Tapi, milikimu tetap ku impikan
Langganan:
Postingan (Atom)